Saya malas menghubungi kingkong.
Sebenernya saya berjanji untuk mandi lalu menghubungi dia lewat whatssapp.
Tapi bukannya mandi, saya menulis blog dan tidak menghubungi dia.
Capek rasanya disalah-salahkan terus.
Dituduh yang enggak-enggak.
Capek menghadapi perilaku kingkong yang dominan, arogan, keras kepala, dan tidak mau mengalah.
Sering dia lansung merendah dan minta maaf, tapi hanya untuk menyindir saya.
Ya saya pun meminta maaf bukan karena merasa salah, cuma biar tidak berlama2 berantem saja.
Gimana sih rasanya punya hubungan yang asyik?
Saya lupa rasanya. Belakangan laki-laki yang berhubungan dengan saya brengsek semua.
Dan saya juga terlalu hodoh untuk menyadarinya sedari awal.
Yah, cuma cewek bego yang terjebak dalam hubungan yang tidak dia inginkan.
Resiko sendiri, tanggung sendiri.
0 cuap-cuap:
Post a Comment